Sejarah Berita Hidup sejarah
home
 
fb icon
tweetlogo

                                              SEJARAH BERITA HIDUP

a.  Nama “Berita Hidup”

Kata “Berita Hidup” dipilih menjadi nama lembaga ini karena dua alasan utama.
Pertama, alasan teologis.
“Berita” yang “hidup” hanya satu saja yaitu Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat semua umat manusia.  Dengan keyakinan tersebut, Berita Hidup bertekad untuk mengumandangkan kepada dunia satu-satunya berita yang menghidupkan yang intinya “setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus, yang menerima Dia sebagai Juruselamatnya dan dengan demikian Dia dilahirkan kembali, beroleh keselamatan yang kekal.”
Kedua, alasan relevansi.
Dunia, tatkala Yayasan ini didirikan dan bergerak dalam pelayanan berada di dalam era informasi.  “Berita” menjadi hal yang dicari oleh setiap orang.  Yayasan Berita Hidup, memutuskan untuk mendesak supaya dunia mengejar bukan sekedar “berita” tetapi terutama berita yang “hidup dan yang menghidupkan”.

b.  Langkah-Langkah Awal pelayanan

Tahun 1970 – 1972

Pelayanan Berita Hidup telah berjalan selama delapan tahun  sebelum berdirinya Yayasan Berita Hidup.  pada tahun 1970, salah satu keluarga misi TEAM (The Evangelical Alliance Mission) di Irian Jaya memutuskan dan disetujui oleh induk organisasinya untuk pindah pelayanan ke Jakarta.  Hamba Tuhan tersebut adalah keluar Pdt. William Hekman setelah masa perjanjian pelayanan antara beliau dengan salah satu lembaga misi di Jakarta berakhir tahun 1972, beliau menjalankan kegiatan pelayanan dan penginjilan yang diberi nama pelayanan Berita Hidup.  Untuk memperkuat existensi dan perkembangan pelayanan, dibentuklah satu badan pengurus pelayanan yang personalianya pada umumnya teridiri dari kaum awam yang terpanggil.  Termasuk di dalamnya beberapa orang yang diinjili, dibaptis dan dikader oleh Pdt. W. Hekman.  Perkembangan pelayanan yang luar biasa dalam waktu yang relative singkat mendorong upaya untuk meningkatkan daya dan jaringan kerja sama dalam tubuh Kristus.  Dengan kita itulah berhasil dibangun mitra layanan antara Berita Hidup dengan Advancing The Ministries of The Gospel (AMG), melalui pertemuan antara Pdt. W. Hekman dengan Presiden AMG Internasional, Pdt. Dr. Spiros Zodhiates.

Tahun 1972 – 1977

Pada masa itu pelayanan Berita Hidup dikembangkan berdasarkan kerangka kerja sama yang baru tersebut.  Pemasangan iklan Injil di surat-surat khabar (NPE), menyebabkan banyak orang mulai tertarik akan Injil keselamatan, lalu meminta bimbingan lanjutan dari Berita Hidup.  Pada setiap bulan iklan Injil, Berita Hidup memang menjanjikan untuk memberikan bimbingan lanjutan dan gratis kepada setiap orang yang memintanya.  Salah satu bentuk bimbingan lanjutan yang diberikan kepada para pengontak tersebut adalah kursus Alkitab Tertulis.  Pada saat itu, Berita Hidup menyelenggarakan tiga macam kursus Alkitab tertulis yaitu :

  1. Satu Tuhan Satu Jalan
  2. Kabar Baik
  3. Pelajaran Pokok-Pokok Isi Alkitab

Di samping itu, pelayanan Berita Hidup dikembangkan dengan kampanye Pekabaran Injil (Kebaktian Kebangunan Rohani) di tempat-tempat umum seperti stadion olah raga, gelanggang remaja dan sekolah-sekolah Kristen.  Penyebaran traktat dalam jumlah jutaan, menjadi salah satu kegiatan penting.  Semakin banyak orang yang mendengar Injil, menyebabkan munculnya satu keperluan yang sangat mendesak untuk mengadakan tatap muka secara tetap dengan jiwa-jiwa yang telah dimenangkan, maka diadakanlah dua macam kegiatan yang baru yaitu Persekutuan Alkitab (PA) untuk umum, dan khusus untuk pemuda-pemudi diadakan Persekutuan Angkatan Muda Kristen Injil Indonesia (Club PAMUKRI).  Kedua kegiatan itu diadakan di berbagai tempat di lima bagian GKAI Jakarta yaitu di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.  Berdirilah puluhan PA dan club PAMUKRI, yang diadakan baik di rumah-rumah, ruang-ruang kelas sekolah dan kantor-kantor.
Seiring dengan desakan pemerintah supaya semua kegiatan pelayanan dan penginjilan didaftarkan kepada pemerintah melalui Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen, Departemen Agama, supaya tidak dianggap pelayanan liar, maka semua hamba Tuhan yang terlibat dalam pelayanan waktu itu, dikoordinasi oleh Pdt. W. Hekman, memutuskan mendirikan satu lembaga untuk didaftarkan kepada pemerintah yang dapat memayungi semua pelayanan Berita Hidup, maupuan pelayan Misi TEAM baik di Irian Jaya maupun di Indonesia Barat.  Akhirnya lembaga itu diberi nama : Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (PKAI).  Badan tersebut diaktenotariskan dan didaftarkan kepada pemerintah pada tahun 1973 untuk memudahkan koordinasi pelayanannya, maka seluruh pelayanan di bawah naungan PKAI tersebut ditempatkan ke dalam salah satu dari 7 departemen pelayanan PKAI yaitu : Departemen Literatur – Berita Hidup, Departemen Pemuda – PAMUKRI, Departemen Gereja–Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (PGGKAI), Departemen Pendidikan Teologi – Sekolah Alkitab Erikson Trit di Manokwari, Departemen Perumahan – TEAM di Manokwari, Departemen Misi Luar Negeri – AMG dan TEAM, Departemen pelayanan Radio dan Film – Dikelola Berita Hidup, oleh badan pengurus PKAI, Berita Hidup ditunjuk untuk menjadi perwakilan dan bertanggung jawab untuk semua pelayanan PKAI di Indonesia Barat.
Pada tahun 1974 Berita Hidup mendirikan Institut Alkitab Jakarta (INALTA).  Tujuan utamanya adalah untuk mengkader sebanyak mungkin pelayan Tuhan agar terlibat dalam pelayanan penginjilan, penggembalaan, PA-PA dan club-club PAMUKRI, melakukan pelayanan bimbingan dan kursus Alkitab tertulis.  Pendidikan di INALTA berlangsung hanya satu tahun dengan tekanan utama pada penginjilan, berkhotbah dan penyelidikan Alkitab serta bimbingan - konseling.  Penamat pertama tahun 1975, ditempatkan di Jakarta, diutus ke Jogjakarta dan Malang, untuk merintis persekutuan.
Pada tahun 1976 diadakan persidangan umum pertama PKAI di Cipayung, Jawa Barat.  Keputusan utama dalam persidangan tersebut ialah dalam pelayanan PKAI, akan diprioritaskan untuk mengembangkan pelayanan PGGKAI.  Sebagai langkah nyata untuk merealisasikan tekad tersebut maka satu keputusan stretegis diambil yaitu pembentukan Majelis Daerah PGGKAI di DKI Jakarta, di Jawa Tengah dan DI Jogjakarta, dan di Jawa Timur.

 Pendirian Yayasan Berita Hidup 1976 – 1978

Pemerintah, dalam hal itu Departemen Agama melalui Dirjen Bimas Kristen, pada
tahun 1976, mengeluarkan dua perturan.
Pertama, Yayasan-Yayasan Kristen tidak boleh menjalankan fungsi gereja;  di bawah salah satu gereja yang sah dan yang terdaftar pada pemerintah.  Bertekad untuk taat kepada peraturan pemerintah tersebut, maka dalam rapat Badan Pengurus Lengkap PKAI, bulan November 1977, diputuskan untuk mendewasakan dan membadan hukumkan beberapa departemen pelayanan.  Setelah segala persiapan dilakukan, termasuk penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, maka tiga pelayanan PKAI berdiri sendiri yaitu PAMUKRI, menjadi Yayasan PAMUKRI pada pertengahan bulan Maret 1978.  Berita Hidup menjadi Yayasan Berita Hidup, tanggal 31 Maret 1978 dan PGGKAI menjadi Gereja Kristen Alkitab Indonesia, tanggal 15 November 1978.

Pengembangan Pelayanan 1978 – 1987

Demi mengembangkan pelayanan Yayasan Berita Hidup, maka didirikanlah perwakilan-perwakilan Berita Hidup di Jawa Tengah dan DI Jogjakarta, di Malang – Surabaya, di Banyuwangi dan sekitarnya, di DKI Jakarta, di Bali dan Nusa Tenggara Timur.
Di samping mendirikan perwakilan-perwakilan, Yayasan Berita Hidup meningkatkan pula jumlah dan mutu pendidikan teologi.  Sebagai langkah pertama, INALTA Jakarta ditingkatkan status dan pendidikannya menjadi tiga tahun dengan membuka program sarjana muda (B.Th).  kemudian mendirikan INALTA Surakarta di Surakarta, dengan lama pendidikan tiga tahun.  Selanjutnya mendirikan INALTA di Tuban Jawa Timur, tetapi kemudian dipindahkan ke Banyuwangi menjadi Sekolah Alkitab Banyuwangi (SAB), dengan lama pendidikan tiga tahun.
Tahun 1979, merupakan tahun pengembangan khusus pelayanan Yayasan Berita Hidup.  Pada tahun-tahun sebelumnya, fokus pelayanan adalah pada pelayanan penginjilan, perintisan dan pembukaan jemaat-jemaat.  Mulai tahun 1979, pelayanan yang dikembangkan adalah dalam bidang pendidikan umum dan pelayanan sosial serta pengembangan masyrakat,  untuk itu Yayasan Berita Hidup menambah luas jaringan kerja samanya dalam badan-badan pelayanan baik dalam maupun luar negeri.  Sekolah Taman Kanak-Kanan untuk anak-anak miskin dibuka dalam kerjasama khusus dengan Kinder Nothife (KNH) dari Jerman.  Pelayanan sosial dimulai dengan pelayanan berupa bantuan pendidikan gizi dan kesehatan kepada anak-anak dari keluarga yang sangat berkekurangan.  Dalam kerja sama dengan Word En Daad dari Nederland dan AMG International.  Penerbitan majalah teologi Berita Mimbar untuk membantu para perintis jemaat dan majalah pelayanan Berita Hidup : Musim Menuai, sebagai media komunikasi antara Yayasan Berita Hidup dengan para pendukung doa dan dana.  Di samping itu, Berita Hidup menyelenggarakan pelayanan camping di Cimacan, Cipanas Jawa Barat.  Satu bentuk pelayanan untuk penginjilan, pembinaan rohani, yang dalam tahun-tahun selanjutnya sangat diminati, terbukti dari banyaknya peserta pada setiap pelaksanaan retreat.

Beberapa Langkah Penting

Dalam bidang pendidikan, dilakukan peningkatan pelayanan dengan membuka sekolah dasar di Jakarta, Surabaya dan Malang pada tahun 1980.  Untuk lebih memacu pelayanan di Jawa Timur, maka pada tahun 1985, kantor perwakilan dibuka di Surabaya untuk mengkoordinasi pelayanan di kota besar tersebut dan untuk menggagas kegiatan layanan di daerah sekitarnya.  Langkah paling strategis yang diambil ialah pemindahan kantor pusat Berita Hidup dari Jakarta Selatan ke Karanganyar, Jawa Tengah, tepatnya tanggal 30 Juni 1988, yang tetap menjadi pusat kegiatan sampai sekarang.  Pemindahan tersebut berakibat positif dalam pengembangan pelayanan, sarana dan personalia, yang pada giliran berikutnya mengembangkan pelayanan perwakilan dan proyek-proyek lapangan.

Keadaan Tahun 1988 – Sekarang

Untuk menjawab kebutuhan pelayanan menyangkut jumlah dan mutu pelayanan, maka pada 30 Juni 1989, INALTA Surakarta ditingkatkan standar pendidikannya.  Namanya diganti menjadi Sekolah Tinggi Theologia Berita Hidup, membuka program strata satu teologi, dengan lama pendidikan empat tahun ditambah satu tahun masa praktek pelayanan lapangan.  Pada tahun ajaran 1993/1994 STT Berita Hidup membuka program strata satu Pendidikan Agama Kristen.  Sejak tahun akademis 2000/2001, STT Berita Hidup membuka program Pasca sarjana dengan bidang study Manajemen Gereja dan Filsafat Agama serta Pendidikan Agama Kristen.
Badan Pengurus Berita Hidup membuat keputusan strategis pada tahun 1991 dengan menutup semua kantor pewakilan Berita Hidup.  Tujuan dan alasan utama langkah tersebut adalah untuk menciptakan efisiensi, mempercepat komunikasi dan memberikan kesempatan kepada setiap proyek untuk mengembangkan diri secara mandiri.  Pengalaman selama 12 tahun telah membuktikan bahwa langkah tersebut cukup bijaksana, tujuan gagasan dasarnya tercapai.

c.  Bentuk-Bentuk Pelayanan Berita Hidup
Sejak berdirinya sampai sekarang, Yayasan Berita Hidup telah melakukan berbagai bentuk pelayanan.  Adapun pelayanan yang hingga sampai sekarang masih
dilaksanakan sebagai berikut :

Newspaper Evangelism

Pelayanan ini telah dimulai beberapa tahun sebelum pelayanan Berita Hidup
dijadikan sebagai satu Yayasan.  Iklan-iklan dirancang oleh staf dan dimuat dalam 4-5 surat kabar berskala nasional, setiap bulan.  Para perespon dilayani dengan bacaan rohani, konseling dan kursus Alkitab tertulis, serta pelayanan lain yang diperlukan.

Kursus Alkitab Tertulis

Dimulai tahun 1972, sebagai follow up kepada respons pelayanan iklan Injil pada waktu itu dilakukan tiga macam kursus yaitu Satu Tuhan, Satu Jakan, Kabar Baik dan Menuju Kedewasaan Rohani..  mulai tahun 1978, ditambah dengan kursus Nubuatan Alkitab.

Konseling Tertulis

Dimulai bersamaan dengan pelayanan kursus tertulis.  Banyak pertanyaan dan banyak problem hidup perespon yang membutuhkan bimbingan dan bantuan penyelesaian.  Tidak sedikit yang harus dilayani serta tatap muka.

Pelayanan Radio

Dimulai tahun 1980 tetapi setelah itu sempat terhenti beberapa waktu. Dimulai lagi tahun 1999, pelayanan ini diselenggarakan di Solo, Banyuwangi dan sedang dirintis juga di kota-kota lain, seperti Jogyakarta dan Pati.

Pelayanan Film, Video dan VCD

Pelayanan film dimulai tahun 1972, pelayanan video dimulai tahun 1998 dan pelayanan VCD dimulai tahun 2002

Penyebaran Traktat

Berita Hidup khusus menyediakan traktat dalam jumlah banyak.  Ada lembaga pelayanan yang ikut serta menyebarkannya, di samping yang disebarkan langsung oleh Berita Hidup dan oleh para mahasiswa STT Berita Hidup.

Kelompok Asuhan

Sejak dimulainya pelayanan ini di tahun 1979, sampai pada saat ini telah ada 37 kelompok asuhan yang dilayani Berita Hidup, tersebar di 7 propinsi/daerah istimewa.

Sekolah Umum/Formal

Sejak tahun 1979, Berita Hidup menjalankan sebanyak 13 Taman Kanak-Kanak dan 3 Sekolah Dasar, berada di Jakarta, Surakarta, Magetan, Surabaya, Malang dan Banyuwangi.

Perintisan Jemaat

Melayani dan membangun tubuh Kristus merupakan fokus pelayanan Berita Hidup, karena pelayanan seperti itulah yang sesuai dengan Alkitab.  Berita Hidup memberikan bantuan, pada saat ini kepada puluhan perintis Jemaat yang tersebar di 14 propinsi/daerah istimewa.  Jumlah tersebut terus berubah setiap tahun sesuai permintaan jemaat dan kesanggupan Yayasan.

Penerbitan

Penerbitan majalah telah dimulai tahun 1975, yaitu Musim Menuai, berisi berita pelayanan dan hasil-hasilnya sehingga menjadi sarana komunikasi dari Berita Hidup kepada pendoa dan pendukung pelayanan.  Tahun 1979, majalah Mimbar mulai diterbitkan setiap bulan, dengan tujuan utama untuk menolong para perintis jemaat dengan pelajaran Alktiab dan teologi, serta ketrampilan Manajemen Pelayanan dan Penggembalaan.

Penerbitan Buku Rohani

Bekerja sama dengan Lembaga Penerbitan Kristen lainnya, secara khusus Lembaga Literatur Baptis Bandung, Berita Hidup telah menerbitkan buku-buku yang bersifat penginjilan, bacaan untuk rumah tangga dan pendewasaan rohani.

Sekolah Tinggi Theologia Berita Hidup (STTB)

STT Berita Hidup diselenggarakan di komplek kantor pusat di atas tanah seluas sekitar 5 hektar, dilengkapi dengan sarana kantor, ruang kuliah, ruang perpustakaan dan buku-buku, asrama mahasiswa, termasuk asrama khusus mahasiswa berkeluarga, perumahan dosen/staf, dapur dan ruang makan mahasiswa, juga lapangan dan sarana olah raga serta lahan untuk berkebun dan upaya peningkatan ketrampilan khusus.  Program yang diselenggarakan adalah program strata satu Teologia, dan Pendidikan Agama Kristen dan strata dua (pasca sarjana) jurusan Manajemen gereja, Filsafat Agama dan Pendidikan Agama Kristen. 

Seminar dan Kebangunan Rohani

Sejak awal, Berita Hidup sangat mementingkan pelayanan seminar-seminar Alkitab dan pelayanan serta kebaktian kebangunan rohani.  Pelayanan dilakukan atas permintaan dari gereja-gereja lain maupun atas rencana Berita Hidup sendiri.  Pemutaran film, penyebaran traktat, konseling, biasanya dilakukan pada kesempatan tersebut.

Bantuan Pengembangan Ruamh Ibadah

Sesuai kesempatan dan kemampuan keuangan yang Tuhan percayakan, Berita Hidup turut membantu dalam pengadaan/pembangunan rumah ibadah.

Pelayanan Suku Terasing

Mulai tahun 1996, Berita Hidup pelayanan di tengah hutan kepada salah satu suku terasing di Sumatera, yaitu suku Kubu.  Kegiatan-kegiatan  yang dilakukan seperti: pengadaan/pembukaan perkampungan menetap, pembangunan rumah-rumah, pemberian pendidikan yang dimulai dengan pelajaran baca tulis baik untuk anak-anak maupun orang tua, mengajar membangun lingkungan yang bertanggung jawab, bersih dan sehat, cara mengolah makanan yang sehat, cara bercocok tanam dan pelayanan rohani.

Visi, Misi dan Filosofi Berita Hidup

a.  Visi dan Misi Berita Hidup
Dalam buku anggaran dasar Yayasan Berita Hidup, visi Berita hidup dalam pasal 3 ialah : “Yayasan Berita Hidup terpanggil oleh Tuhan untuk mewujudkan kesejahteraan Masyarakat secara rohani dan jasmani berdasarkan Firman Allah.”  Sedangkan untuk mewujudkan visi tersebut, maka Yayasan Berita Hidup mempunyai misi sebagai berikut:

  1. Mengabarkan Injil dengan segala cara yang sah
  2. Membimbing dan mendidik mereka yang percaya dalam pertumbuhan iman.
  3. Mempersiapkan mereka yang telah menyerahkan diri kepada Tuhan untuk diutus melayani Tuhan Yesus.
  4. Ikut mencerdaskan kehidupan masyarakat.
  5. Mengadakan kegiatan-kegiatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara utuh.

b.  Filosofi Berita Hidup

  1. Percaya bahwa Alkiab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru adalah : Firman Allah yang diwahyukan, tanpa salah dalam tulisan yang asli, Wahyu yang lengkap tentang kehendak Allah bagi manusia, wewenang Ilahi yang tertinggi dan terakhir untuk kepercayaan, kehidupan dan kelakuan Kristen.
  2. Percaya kepada Allah yang Esa, khalik segala sesuatu, tidak terhingga dalam kesempurnaan dan kekal adanya di dalam tiga oknum : Bapa, Anak dan Roh Kudus.
  3. Percaya bahwa Yesus Kristus, dengan tidak berubah dalam ke-Allahan-Nya yang kekal, menjadi manusia yang di kandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria, mati di atas kayu salib sebagai korban yang sempurna dan lengkap ganti manusia karena dosa manusia, menuntut nas Alkitab.  Di dalam tubuh-Nya ia bangkit dari antara orang mati, naik ke surga, duduk di sebelah kanan yang Mahabesar sebagai Imam Besar dan Pengantara orang percaya.
  4. Percaya bahwa pelayanan Roh Kudus adalah memuliakan Tuhan Yesus Kristus, menginsafkan manusia akan dosanya, menjadikan ia cipataan baru pada saat ia percaya kepada Tuhan Yesus adalah kepala, mendiami, memimpin, dan memberdayakan orang Kristen untuk kehidupan dan pelayanan ilahi.
  5. Percaya bahwa manusia diciptakan Allah menurut gambar dan rupa Allah, tetapi manusia jatuh ke dalam dosa dan oleh sebab itu, seluruh umat manusia kehilangan kemulian Allah, namun oleh pertobatan dan kepercayaan kepada Tuhan Yesus Kristus, diperbaharui oleh Roh Kudus dan dianugerahi keselamatan dan kehidupan Illahi.
  6. Percaya bahwa hanya kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang dapat membenarkan dan menyelamatkan  manusia, setiap orang yang percaya dan menerima Yesus Kristus secara pribadi diperanakkan oleh Roh Kudus dan menjadi anak Allah.
  7. Percaya bahwa semua orang yang diselamatkan patut hidup dengan cara penghormatan dan memuliakan Tuhan dan menjauhkan diri dari pengajaran yang menyesatkan, kesukaan yang berdosa, kelakuanyang buruk, dan persekutuan yang berdosa.
  8. Percaya akan kedatangan kedua kali Tuhan Yesus Kristus secara pribadi dan pengharapan ini berpengaruh penting di dalam kelakukan dan pelayanan orang Kristen.
  9. Percaya akan kebangkitan tubuh semua orang mati, bagi orang yang percaya dibangkitan untuk kebahagiaan dan sukacita yang kekal dengan Tuhan dan bagi orang yang tidak beriman dibangkitkan untuk penghukuman yang kekal

    Struktur Organisasi Berita Hidup

a.  Bentuk dan Keabsahannya

  1. Bentuknya adalah organisasi kemasyarakatan, yang memenuhi UU negeri RI.
  2. Terdaftar di DEPAG RI, melalui Dirjen Bimas Kristen Protestan, terdapftar di DEPDAGRI, melalui Dirjen SosPol, dan juga terdaftar di Pengadilan Negeri di Jakarta.
  3. Mempunyai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang telah disahkan oleh pemerintah melalui notaris di Jakarta, yang ditunjuk oleh pemerintah.

    Profil BERITA HIDUP
    Sejarah Berita Hidup
    Staf Berita Hidup


© Berita Hidup, Po Box 247 Solo 57102

Profil Berita Hidup